Trenggalek, — Komandan Kodim 0806/Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, turun langsung ke lapangan meninjau progres pelaksanaan Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Sukorejo, Sabtu (4/4). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pekerjaan fisik berjalan sesuai rencana pada hari keempat kegiatan.
Fokus utama pengerjaan saat ini adalah perkerasan jalan sepanjang 735 meter yang menghubungkan Dusun Nglayur dan Dusun Sanan. Jalur tersebut selama ini menjadi urat nadi aktivitas warga, terutama untuk mobilitas hasil pertanian dan akses antarpermukiman.
Perbaikan infrastruktur ini dinilai krusial karena kondisi jalan sebelumnya menghambat distribusi hasil panen dan aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan peningkatan kualitas jalan, diharapkan konektivitas wilayah desa semakin lancar dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga.
Selain pembangunan jalan, program Pra TMMD juga menyasar renovasi sembilan rumah tidak layak huni (RTLH). Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan standar kelayakan tempat tinggal masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan hunian lebih aman dan sehat.
Roy menyebut progres pekerjaan menunjukkan perkembangan positif berkat kolaborasi antara personel TNI dan masyarakat setempat. Ia memastikan setiap tahapan pekerjaan terus dipantau agar selesai tepat waktu.
“Kami terus mengawal prosesnya agar sesuai target dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, Pra TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong. Kehadiran aparat di lokasi juga bertujuan menjaga kualitas pekerjaan agar sesuai standar teknis.
Kodim 0806/Trenggalek pun telah menyiapkan langkah lanjutan guna mempercepat pelaksanaan TMMD ke-128, termasuk kesiapan personel dan distribusi material. Program ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.











