JAKARTA – Ceo Ghosun Iron Camp, Susanto, S.H., menggelar pertemuan dengan Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) DKI Jakarta untuk membahas penguatan pembinaan olahraga tinju serta pengembangan atlet di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya (6/6/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Pertina Provinsi DKI Jakarta, Brigjen TNI Berty Beatus Willem Sumakud., S.H., M.H., yang menyatakan dukungannya terhadap hasil rapat kerja Pertina DKI Jakarta. Ia juga mengapresiasi keberadaan sasana olahraga Ghosun Iron Camp yang telah diresmikan di Jalan Burangkeng Setu No. 88, Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Dalam kesempatan itu, Susanto menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama seluruh insan olahraga tinju untuk memajukan prestasi atlet. Menurutnya, berbagai perbedaan pandangan yang muncul di lingkungan olahraga hendaknya tidak menjadi penghalang bagi upaya pembinaan
“Saya mengajak seluruh pihak untuk menghargai kepemimpinan yang telah terpilih dan bersama-sama mendukung kemajuan olahraga tinju. Jika respons dan dukungan yang diberikan baik, maka hasil yang diperoleh juga akan baik,” ujar Susanto.
Ia juga mengingatkan pentingnya mengesampingkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi antarwilayah di Jakarta, baik Jakarta Pusat, Barat, Timur, Utara maupun Selatan, demi tujuan bersama dalam memajukan olahraga.
Selain itu, Susanto menilai pembinaan atlet tidak selalu harus bergantung pada ketersediaan anggaran yang besar. Menurutnya, semangat pengabdian dan keikhlasan menjadi modal penting dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berprestasi.
“Kesuksesan berawal dari keikhlasan. Ketika kita bekerja dengan hati yang tulus untuk olahraga, maka hasil baik akan mengikuti,” katanya.
Untuk meningkatkan motivasi atlet, Susanto juga mendorong penyelenggaraan pertandingan maupun laga sparring secara rutin. Kegiatan tersebut dinilai dapat menjadi sarana pembinaan sekaligus memacu semangat atlet untuk terus berlatih dan berprestasi.
Ia berharap seluruh pemangku kepentingan di dunia tinju dapat mengedepankan kebersamaan serta menghindari saling menyalahkan terkait berbagai kendala yang dihadapi, termasuk persoalan pendanaan.
Sementara itu, Pertina DKI Jakarta terus berupaya memperkuat program pembinaan dan pengembangan atlet sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga tinju di tingkat regional maupun nasional.
Melalui sinergi antara organisasi olahraga dan pengelola sasana, diharapkan pembinaan atlet tinju dapat berjalan lebih optimal dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di berbagai ajang kompetisi.
Reporter : Matyadi







