Menu

Dark Mode
Pemerintah Gelar Isbat Nikah Terpadu di Penang, 44 Perkara Berhasil Dituntaskan Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik Gebyar Budaya Sunter Jaya Jilid 2 Jadi Pesta Rakyat, Seni Betawi, UMKM dan Santunan Anak Yatim Bersatu Ketua LSM Harimau Penuhi Panggilan Polda Jateng, Klaim Bertindak atas Perintah Pihak Lain Jadi Sorotan Dukungan Mengalir untuk Arifin, Tokoh Masyarakat Jakarta Pusat Minta Kritik Berlandaskan Fakta Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Rp11,2 Miliar, Negara Selamatkan Rp4,4 Miliar

TNI/Polri

TMMD ke-128 Dorong Perubahan, Desa Sukorejo Trenggalek Mulai Bangkit

badge-check


					Foto: Seorang prajurit TNI menyerahkan bantuan sosial kepada warga dalam rangka kegiatan TMMD ke-128 Kodim 0806/Trenggalek di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Rabu (22/4/2026). Perbesar

Foto: Seorang prajurit TNI menyerahkan bantuan sosial kepada warga dalam rangka kegiatan TMMD ke-128 Kodim 0806/Trenggalek di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Rabu (22/4/2026).

TRENGGALEK – Desa Sukorejo di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, selama ini dikenal sebagai salah satu desa yang masih tertinggal, baik dari sisi infrastruktur maupun tingkat kesejahteraan masyarakat.

Kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0806/Trenggalek yang resmi dibuka hari ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dan memberikan wajah baru bagi desa tersebut.

“Program ini tentunya diharapkan mampu menjadikan Desa Sukorejo semakin maju dan menyejahterakan warganya,” kata Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Meina Helmi usai upacara pembukaan TMMD ke-128 di Lapangan Desa Sukorejo, Rabu (22/4/2026).

Sebagai sasaran utama dalam TMMD tersebut berupa peningkatan kondisi jalan sepanjang 752 meter yang menghubungkan Desa Sukorejo dengan Desa Wonorejo.

Selain itu, juga dilaksanakan berbagai sasaran fisik lainnya melalui program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Mulai dari renovasi 9 unit rumah tidak layak huni (RTLH), TNI Manunggal Air dengan membangun sumur bor di 5 titik, penghijuan lewat program TNI AD Bersatu dengan Alam untuk NKRI, serta jambanisasi sebanyak 5 titik.

Sedangkan untuk sasaran nonfisik akan diwujudkan dalam bentuk kegiatan bakti sosial, pengobatan gratis, pemberdayaan UMKM, penanganan stunting, hingga berbagai penyuluhan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan wawasan masyarakat.

Seluruh sasaran tersebut diyakini akan memberikan dampak nyata sekaligus membuka harapan baru bagi warga Desa Sukorejo dan sekitarnya.

“Kami melihat sasaran-sasaran yang dikerjakan memang sangat dibutuhkan masyarakat. Karena itu, kami optimis hasil dari TMMD ini akan memberikan dampak luas, baik bagi Desa Sukorejo sendiri maupun wilayah di sekitarnya,” ujar Helmi.

Helmi juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat lainnya dalam menyukseskan program tersebut. Menurutnya, keterlibatan aktif warga menjadi kunci utama agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara maksimal dan berkelanjutan.

“TMMD ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan kebersamaan. Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif, sehingga apa yang dibangun dapat optimal dan bermanfaat dalam jangka panjang,” pungkasnya.

 

Reporter: Matyadi

Lainnya

Hari Jadi ke-458, Danrem Untoro Dorong Sinergi Bangun Kabupaten Madiun Bersahaja

18 July 2026 - 22:48 WIB

MPLS SMPN 2 Watulimo Diisi Pelatihan Bela Negara dan PBB dari TNI

15 July 2026 - 16:48 WIB

Kodim 0806/Trenggalek Buka Ruang Belajar bagi Anak TK, Tanamkan Disiplin dan Cinta Tanah Air Sejak Dini

14 July 2026 - 15:19 WIB

Warga dan TNI Bahu-Membahu, Jembatan Garuda Buka Harapan Baru di Ponorogo

23 June 2026 - 14:23 WIB

Irjen Andry Wibowo: Kepercayaan Publik Bergantung pada Integritas dan Profesionalisme Polri

20 June 2026 - 21:41 WIB

Trending di TNI/Polri