Menu ✖

Dark Mode
Gratis hingga 31 Oktober, Ini Cara Kunjungi Masjid Apung An-Nur Siapa Pemegang Hak yang Sah? Dugaan Persoalan Sertifikat di Sukamulya MA Bawa Layanan Keadilan ke Jeddah, Penetapan Isbat Nikah Tetap Bergantung pada Pemeriksaan Hakim KH Zamzami Apresiasi Pelayanan Travel Zam Zam Indah Abadi Bambang Sibagariang Pertanyakan Respons Polres Bogor, Kapolri Diminta Turun Tangan Imigrasi Perkuat Layanan Digital, Penerimaan Negara Tembus Target

TNI/Polri

Bela Negara Bukan Soal Seragam, Danpusterad Ingatkan Ancaman di Era Digital

badge-check


					Foto : Danpusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno dalam Forum Kebangsaan bertema “Kesadaran Bela Negara Merupakan Pondasi Dasar Menuju Indonesia Emas”, di Aula Muhammad Toda Kodiklatad, Bandung, Kamis (13/8/2026). Perbesar

Foto : Danpusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno dalam Forum Kebangsaan bertema “Kesadaran Bela Negara Merupakan Pondasi Dasar Menuju Indonesia Emas”, di Aula Muhammad Toda Kodiklatad, Bandung, Kamis (13/8/2026).

BANDUNG, onnews.id – Kesadaran bela negara menjadi fondasi penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus menyiapkan generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikan Danpusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno dalam Forum Kebangsaan bertema “Kesadaran Bela Negara Merupakan Pondasi Dasar Menuju Indonesia Emas”, di Aula Muhammad Toda Kodiklatad, Bandung, Kamis (13/8/2026).

Forum Kebangsaan yang merupakan bagian dari Program Unggulan Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Si., tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat persatuan, wawasan kebangsaan, dan karakter bangsa. Kegiatan dihadiri 526 peserta dari berbagai unsur, mulai tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, LSM, mahasiswa hingga pelajar.

Dalam sambutannya, Danpusterad mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Ia mencontohkan pecahnya Yugoslavia pada awal 1990-an sebagai pelajaran sejarah bahwa krisis politik, ekonomi, konflik etnis, serta melemahnya figur pemersatu dapat memicu disintegrasi dan kehancuran sebuah negara. “Bela negara bukan hanya tugas TNI, tetapi hak dan kewajiban seluruh warga negara,” tegas Danpusterad.

Menurut Letjen TNI Mochamad Syafei, ancaman terhadap negara saat ini tidak lagi hanya berbentuk ancaman militer, tetapi juga hadir melalui ruang digital, ideologi, ekonomi, sosial, budaya, serta derasnya arus informasi.

“Karena itu, bela negara harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui integritas, etika digital, kreativitas, kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta kebanggaan terhadap identitas bangsa. Bagi TNI Angkatan Darat, upaya tersebut diperkuat melalui Pembinaan Teritorial dan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat,” ucapnya.

Danpusterad juga menyoroti kekayaan Indonesia yang terdiri atas beragam suku, bahasa, agama, dan warisan budaya. Keberagaman tersebut, menurutnya, merupakan kekuatan strategis bangsa yang harus dirawat dengan nasionalisme dan semangat persatuan.

Di tengah tantangan globalisasi, generasi muda menghadapi sejumlah persoalan, seperti pemahaman nasionalisme yang masih simbolik, kesadaran bela negara yang belum merata, meningkatnya individualisme, menurunnya literasi sejarah, hingga pengaruh ideologi transnasional melalui ruang digital.

“Generasi muda adalah penentu masa depan Indonesia. Kesadaran bela negara bukan hanya tentang senjata dan seragam, tetapi tentang karakter, integritas, kepedulian, dan pengabdian kepada bangsa,” ujarnya.

Melalui Forum Kebangsaan, Danpusterad mengajak seluruh elemen masyarakat memperkokoh nasionalisme, memperluas wawasan kebangsaan, menyatukan persepsi, serta membangun komitmen bersama dalam menjaga keutuhan NKRI.

Ia berharap forum tersebut menjadi ruang berbagi gagasan dan inspirasi dalam memperkuat karakter bangsa, menjaga persatuan, serta menyiapkan generasi penerus yang memiliki kecintaan terhadap tanah air dan semangat pengabdian.

Dengan karakter bangsa yang kuat dan persatuan yang kokoh, Indonesia diyakini mampu melangkah menuju Indonesia Emas 2045 sebagai bangsa besar yang berdaulat, maju, dan disegani dunia.

Reporter : Matyadi

Redaktur : Helmi AR

Lainnya

TNI Fair 2026 Makin Semarak, Stan Pusterad Dipadati Ribuan Pengunjung

20 September 2026 - 21:01 WIB

Amankan Laga Adhyaksa FC vs Persikab Depok, Kabag Ops dan Kapolsek Bekasi Selatan Cek Kesiapan Stadion

18 September 2026 - 19:09 WIB

Hari Jadi ke-458, Danrem Untoro Dorong Sinergi Bangun Kabupaten Madiun Bersahaja

18 July 2026 - 22:48 WIB

MPLS SMPN 2 Watulimo Diisi Pelatihan Bela Negara dan PBB dari TNI

15 July 2026 - 16:48 WIB

Kodim 0806/Trenggalek Buka Ruang Belajar bagi Anak TK, Tanamkan Disiplin dan Cinta Tanah Air Sejak Dini

14 July 2026 - 15:19 WIB

Trending di TNI/Polri