Menu ✖

Dark Mode
Imigrasi Tangerang Gelar PASPORIA di CFD BSD, Warga Wajib Daftar! Danpusterad Ingatkan Mahasiswa Waspadai Ancaman Perang Informasi Berbasis AI Kendala Biaya Teratasi, 414 Pelajar Jaksel Dibantu Ambil Ijazah Agama, Nalar, dan Kekuasaan: Ketika Moralitas Diuji oleh Politik SPS Genap 14 Tahun, Ini Strategi Siti Saidah Kembangkan Bisnis Pangan Imigrasi dan Dukcapil Jakarta Bahas NIK Ilegal

TNI/Polri

Danrem 081/DSJ Tegaskan Lanjutkan Swasembada ke Komoditas Nonberas

badge-check


					Foto: Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto bersama unsur Forkopimda dan masyarakat mengikuti secara virtual kegiatan panen raya serta pengumuman swasembada pangan yang dipimpin Presiden Prabowo di Karawang Perbesar

Foto: Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto bersama unsur Forkopimda dan masyarakat mengikuti secara virtual kegiatan panen raya serta pengumuman swasembada pangan yang dipimpin Presiden Prabowo di Karawang

MADIUN – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan komitmen jajarannya untuk melanjutkan dukungan terhadap program swasembada pangan ke sektor yang lebih luas. Pernyataan itu disampaikan di Pendopo Kabupaten Madiun, Rabu (7/1/2026), usai mengikuti secara virtual panen raya dan pengumuman swasembada pangan bersama Presiden Prabowo di Karawang, Jawa Barat.

Mengutip pernyataan presiden, Untoro menyebut capaian swasembada beras menjadi tonggak penting bagi kemandirian nasional. “Bangsa Indonesia kini telah berhasil mencapai swasembada pangan,” ujarnya, merujuk pada arahan langsung Prabowo yang mengapresiasi kerja kolaboratif pemerintah, TNI, dan petani.

Namun, menurutnya keberhasilan tersebut tidak boleh membuat semua pihak berpuas diri. Korem 081/DSJ bersama kodim dan koramil di wilayah Madiun Raya justru diminta meningkatkan peran pendampingan agar produktivitas pertanian tetap terjaga. Ia menilai tantangan ke depan berada pada komoditas strategis lain seperti gula, jagung, dan kebutuhan pangan nonberas.

“Kalau saat ini kita swasembada beras, sesuai arahan bapak presiden, berikutnya bisa gula dan lainnya,” kata Untoro. Target itu, lanjutnya, memerlukan konsistensi di lapangan, mulai dari percepatan masa tanam, ketersediaan pupuk, hingga pengendalian hama.

Model pendampingan teritorial yang selama ini dijalankan TNI AD disebutnya menjadi salah satu instrumen utama. Babinsa diterjunkan mendampingi petani sejak awal tanam hingga panen, termasuk membantu mengurai kendala pengairan dan distribusi sarana produksi. Langkah tersebut diklaim efektif memperpendek birokrasi dan mempercepat respons saat terjadi persoalan.

Untoro juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait. Panen raya virtual bersama presiden, menurutnya, menjadi momentum untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan kebutuhan riil petani di daerah.

“Kami turun langsung ke lapangan mendampingi petani dari awal masa tanam hingga panen. Tujuannya agar produktivitas pertanian dapat terus meningkat,” pungkasnya. Korem 081/DSJ memastikan dukungan itu akan berlanjut sebagai bagian dari agenda besar ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi nasional.

Lainnya

TNI Fair 2026 Makin Semarak, Stan Pusterad Dipadati Ribuan Pengunjung

20 September 2026 - 21:01 WIB

Amankan Laga Adhyaksa FC vs Persikab Depok, Kabag Ops dan Kapolsek Bekasi Selatan Cek Kesiapan Stadion

18 September 2026 - 19:09 WIB

Bela Negara Bukan Soal Seragam, Danpusterad Ingatkan Ancaman di Era Digital

14 August 2026 - 12:26 WIB

Hari Jadi ke-458, Danrem Untoro Dorong Sinergi Bangun Kabupaten Madiun Bersahaja

18 July 2026 - 22:48 WIB

MPLS SMPN 2 Watulimo Diisi Pelatihan Bela Negara dan PBB dari TNI

15 July 2026 - 16:48 WIB

Trending di TNI/Polri