Menu

Dark Mode
Pemerintah Gelar Isbat Nikah Terpadu di Penang, 44 Perkara Berhasil Dituntaskan Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik Gebyar Budaya Sunter Jaya Jilid 2 Jadi Pesta Rakyat, Seni Betawi, UMKM dan Santunan Anak Yatim Bersatu Ketua LSM Harimau Penuhi Panggilan Polda Jateng, Klaim Bertindak atas Perintah Pihak Lain Jadi Sorotan Dukungan Mengalir untuk Arifin, Tokoh Masyarakat Jakarta Pusat Minta Kritik Berlandaskan Fakta Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Rp11,2 Miliar, Negara Selamatkan Rp4,4 Miliar

TNI/Polri

Danrem 081/DSJ Tegaskan Lanjutkan Swasembada ke Komoditas Nonberas

badge-check


					Foto: Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto bersama unsur Forkopimda dan masyarakat mengikuti secara virtual kegiatan panen raya serta pengumuman swasembada pangan yang dipimpin Presiden Prabowo di Karawang Perbesar

Foto: Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto bersama unsur Forkopimda dan masyarakat mengikuti secara virtual kegiatan panen raya serta pengumuman swasembada pangan yang dipimpin Presiden Prabowo di Karawang

MADIUN – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan komitmen jajarannya untuk melanjutkan dukungan terhadap program swasembada pangan ke sektor yang lebih luas. Pernyataan itu disampaikan di Pendopo Kabupaten Madiun, Rabu (7/1/2026), usai mengikuti secara virtual panen raya dan pengumuman swasembada pangan bersama Presiden Prabowo di Karawang, Jawa Barat.

Mengutip pernyataan presiden, Untoro menyebut capaian swasembada beras menjadi tonggak penting bagi kemandirian nasional. “Bangsa Indonesia kini telah berhasil mencapai swasembada pangan,” ujarnya, merujuk pada arahan langsung Prabowo yang mengapresiasi kerja kolaboratif pemerintah, TNI, dan petani.

Namun, menurutnya keberhasilan tersebut tidak boleh membuat semua pihak berpuas diri. Korem 081/DSJ bersama kodim dan koramil di wilayah Madiun Raya justru diminta meningkatkan peran pendampingan agar produktivitas pertanian tetap terjaga. Ia menilai tantangan ke depan berada pada komoditas strategis lain seperti gula, jagung, dan kebutuhan pangan nonberas.

“Kalau saat ini kita swasembada beras, sesuai arahan bapak presiden, berikutnya bisa gula dan lainnya,” kata Untoro. Target itu, lanjutnya, memerlukan konsistensi di lapangan, mulai dari percepatan masa tanam, ketersediaan pupuk, hingga pengendalian hama.

Model pendampingan teritorial yang selama ini dijalankan TNI AD disebutnya menjadi salah satu instrumen utama. Babinsa diterjunkan mendampingi petani sejak awal tanam hingga panen, termasuk membantu mengurai kendala pengairan dan distribusi sarana produksi. Langkah tersebut diklaim efektif memperpendek birokrasi dan mempercepat respons saat terjadi persoalan.

Untoro juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait. Panen raya virtual bersama presiden, menurutnya, menjadi momentum untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan kebutuhan riil petani di daerah.

“Kami turun langsung ke lapangan mendampingi petani dari awal masa tanam hingga panen. Tujuannya agar produktivitas pertanian dapat terus meningkat,” pungkasnya. Korem 081/DSJ memastikan dukungan itu akan berlanjut sebagai bagian dari agenda besar ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi nasional.

Lainnya

Hari Jadi ke-458, Danrem Untoro Dorong Sinergi Bangun Kabupaten Madiun Bersahaja

18 July 2026 - 22:48 WIB

MPLS SMPN 2 Watulimo Diisi Pelatihan Bela Negara dan PBB dari TNI

15 July 2026 - 16:48 WIB

Kodim 0806/Trenggalek Buka Ruang Belajar bagi Anak TK, Tanamkan Disiplin dan Cinta Tanah Air Sejak Dini

14 July 2026 - 15:19 WIB

Warga dan TNI Bahu-Membahu, Jembatan Garuda Buka Harapan Baru di Ponorogo

23 June 2026 - 14:23 WIB

Irjen Andry Wibowo: Kepercayaan Publik Bergantung pada Integritas dan Profesionalisme Polri

20 June 2026 - 21:41 WIB

Trending di TNI/Polri