Menu

Dark Mode
Dari Teori ke Aksi: BEM TALKS UPJ Desak Kampus Cetak Problem Solver, Bukan Sekadar Lulusan Dandim Trenggalek Pantau Pra TMMD ke-128, Percepatan Infrastruktur Desa Digenjot Wartawan Sambangi Kopaska Pondok Dayung, Kupas Peran Pasukan Elite TNI AL Kelebihan Bawa Alkohol dari Luar Negeri? Bea Cukai Pastikan Dimusnahkan! Danrem Untoro: Kenaikan Pangkat Adalah Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan Momentum Lebaran Dimaksimalkan: Kejari Jakarta Timur dan Wartawan Satukan Langkah

TNI/Polri

Danrem 081/DSJ Tegaskan Lanjutkan Swasembada ke Komoditas Nonberas

badge-check


					Foto: Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto bersama unsur Forkopimda dan masyarakat mengikuti secara virtual kegiatan panen raya serta pengumuman swasembada pangan yang dipimpin Presiden Prabowo di Karawang Perbesar

Foto: Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto bersama unsur Forkopimda dan masyarakat mengikuti secara virtual kegiatan panen raya serta pengumuman swasembada pangan yang dipimpin Presiden Prabowo di Karawang

MADIUN – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan komitmen jajarannya untuk melanjutkan dukungan terhadap program swasembada pangan ke sektor yang lebih luas. Pernyataan itu disampaikan di Pendopo Kabupaten Madiun, Rabu (7/1/2026), usai mengikuti secara virtual panen raya dan pengumuman swasembada pangan bersama Presiden Prabowo di Karawang, Jawa Barat.

Mengutip pernyataan presiden, Untoro menyebut capaian swasembada beras menjadi tonggak penting bagi kemandirian nasional. “Bangsa Indonesia kini telah berhasil mencapai swasembada pangan,” ujarnya, merujuk pada arahan langsung Prabowo yang mengapresiasi kerja kolaboratif pemerintah, TNI, dan petani.

Namun, menurutnya keberhasilan tersebut tidak boleh membuat semua pihak berpuas diri. Korem 081/DSJ bersama kodim dan koramil di wilayah Madiun Raya justru diminta meningkatkan peran pendampingan agar produktivitas pertanian tetap terjaga. Ia menilai tantangan ke depan berada pada komoditas strategis lain seperti gula, jagung, dan kebutuhan pangan nonberas.

“Kalau saat ini kita swasembada beras, sesuai arahan bapak presiden, berikutnya bisa gula dan lainnya,” kata Untoro. Target itu, lanjutnya, memerlukan konsistensi di lapangan, mulai dari percepatan masa tanam, ketersediaan pupuk, hingga pengendalian hama.

Model pendampingan teritorial yang selama ini dijalankan TNI AD disebutnya menjadi salah satu instrumen utama. Babinsa diterjunkan mendampingi petani sejak awal tanam hingga panen, termasuk membantu mengurai kendala pengairan dan distribusi sarana produksi. Langkah tersebut diklaim efektif memperpendek birokrasi dan mempercepat respons saat terjadi persoalan.

Untoro juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait. Panen raya virtual bersama presiden, menurutnya, menjadi momentum untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan kebutuhan riil petani di daerah.

“Kami turun langsung ke lapangan mendampingi petani dari awal masa tanam hingga panen. Tujuannya agar produktivitas pertanian dapat terus meningkat,” pungkasnya. Korem 081/DSJ memastikan dukungan itu akan berlanjut sebagai bagian dari agenda besar ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi nasional.

Lainnya

Dandim Trenggalek Pantau Pra TMMD ke-128, Percepatan Infrastruktur Desa Digenjot

4 April 2026 - 16:00 WIB

Wartawan Sambangi Kopaska Pondok Dayung, Kupas Peran Pasukan Elite TNI AL

3 April 2026 - 23:45 WIB

Danrem Untoro: Kenaikan Pangkat Adalah Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan

2 April 2026 - 15:40 WIB

Dandim Trenggalek Jalin Silaturahmi ke Pesantren, Perkuat Sinergi TNI dan Ulama

31 March 2026 - 13:41 WIB

400 Siswa Terbaik Nasional Jalani Seleksi Akhir SMA KTB di Akpol Semarang, Persaingan Kian Ketat

29 March 2026 - 23:19 WIB

Trending di TNI/Polri