Menu

Dark Mode
Pemerintah Gelar Isbat Nikah Terpadu di Penang, 44 Perkara Berhasil Dituntaskan Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik Gebyar Budaya Sunter Jaya Jilid 2 Jadi Pesta Rakyat, Seni Betawi, UMKM dan Santunan Anak Yatim Bersatu Ketua LSM Harimau Penuhi Panggilan Polda Jateng, Klaim Bertindak atas Perintah Pihak Lain Jadi Sorotan Dukungan Mengalir untuk Arifin, Tokoh Masyarakat Jakarta Pusat Minta Kritik Berlandaskan Fakta Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Rp11,2 Miliar, Negara Selamatkan Rp4,4 Miliar

TNI/Polri

Polri Bersihkan Jalan Protokol Aceh Tamiang untuk Tekan Debu Pascabanjir

badge-check


					Foto: Petugas Polri melakukan penyiraman dan pembersihan jalan protokol di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (25/12/2025), Perbesar

Foto: Petugas Polri melakukan penyiraman dan pembersihan jalan protokol di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (25/12/2025),

Aceh Tamiang — Hampir satu bulan setelah banjir merendam wilayah Kabupaten Aceh Tamiang, persoalan baru muncul dan dirasakan langsung oleh warga. Lumpur sisa banjir yang mengering di sejumlah jalan protokol berubah menjadi debu halus, beterbangan setiap kali kendaraan melintas, dan dikhawatirkan berdampak pada kesehatan masyarakat.

Merespons kondisi tersebut, Polri turun tangan dengan menggelar pembersihan serta penyiraman jalan utama di sejumlah titik strategis, Kamis (25/12/2025). Langkah ini dilakukan sebagai upaya cepat untuk menekan sebaran debu sekaligus memulihkan kenyamanan aktivitas warga pascabanjir.

Pasimin Yon Batalyon B Pelopor Korbrimob Polri, Ipda Suyanto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian institusinya terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat. Menurutnya, debu sisa lumpur banjir berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan apabila tidak segera ditangani.

“Pembersihan dan penyiraman jalan kami lakukan agar debu tidak terus beterbangan. Ini penting supaya masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Ipda Suyanto menambahkan, langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari laporan petugas kesehatan Polri yang melakukan pemantauan di wilayah terdampak. Dari hasil peninjauan lapangan, sejumlah warga mengeluhkan gangguan kesehatan, terutama gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Menindaklanjuti temuan tersebut, tim medis Polri turut memberikan layanan kesehatan langsung kepada warga. Obat-obatan seperti pereda batuk, pilek, hingga penurun demam dibagikan sesuai dengan keluhan yang dialami masyarakat.

Sementara itu, Ipda dr. Meyrina Dwi Yanti dari Bidokkes Polda Jawa Barat yang bertugas dalam BKO di Polda Aceh mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap kondisi lingkungan pascabanjir. Ia mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah serta rutin mengonsumsi vitamin guna menjaga daya tahan tubuh.

Polri berharap, melalui pembersihan infrastruktur jalan dan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan, dampak lanjutan pascabanjir di Aceh Tamiang dapat ditekan, sehingga kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat perlahan kembali pulih.

Lainnya

Hari Jadi ke-458, Danrem Untoro Dorong Sinergi Bangun Kabupaten Madiun Bersahaja

18 July 2026 - 22:48 WIB

MPLS SMPN 2 Watulimo Diisi Pelatihan Bela Negara dan PBB dari TNI

15 July 2026 - 16:48 WIB

Kodim 0806/Trenggalek Buka Ruang Belajar bagi Anak TK, Tanamkan Disiplin dan Cinta Tanah Air Sejak Dini

14 July 2026 - 15:19 WIB

Warga dan TNI Bahu-Membahu, Jembatan Garuda Buka Harapan Baru di Ponorogo

23 June 2026 - 14:23 WIB

Irjen Andry Wibowo: Kepercayaan Publik Bergantung pada Integritas dan Profesionalisme Polri

20 June 2026 - 21:41 WIB

Trending di TNI/Polri