Menu

Dark Mode
Pemerintah Gelar Isbat Nikah Terpadu di Penang, 44 Perkara Berhasil Dituntaskan Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik Gebyar Budaya Sunter Jaya Jilid 2 Jadi Pesta Rakyat, Seni Betawi, UMKM dan Santunan Anak Yatim Bersatu Ketua LSM Harimau Penuhi Panggilan Polda Jateng, Klaim Bertindak atas Perintah Pihak Lain Jadi Sorotan Dukungan Mengalir untuk Arifin, Tokoh Masyarakat Jakarta Pusat Minta Kritik Berlandaskan Fakta Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Rp11,2 Miliar, Negara Selamatkan Rp4,4 Miliar

TNI/Polri

Danrem 081/DSJ: Museum Marsinah Jadi Spirit Perjuangan Bangsa

badge-check


					Foto: Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto, serta para tokoh dan undangan berfoto bersama usai kegiatan ziarah dan peletakan batu pertama pembangunan Museum Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (27/12/2025). Perbesar

Foto: Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto, serta para tokoh dan undangan berfoto bersama usai kegiatan ziarah dan peletakan batu pertama pembangunan Museum Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (27/12/2025).

Nganjuk — Pembangunan Museum Marsinah resmi dimulai. Tonggak awal itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (27/12/2025). Museum tersebut diproyeksikan menjadi ruang memorial sekaligus pusat edukasi nilai-nilai perjuangan buruh dan keadilan sosial.

Komandan Korem 081/DSJ Untoro Hariyanto yang turut hadir menilai pembangunan museum sebagai bentuk penghormatan negara terhadap Marsinah figur yang lekat dengan keberanian memperjuangkan hak-hak pekerja. Menurutnya, museum ini bukan sekadar bangunan, melainkan penanda sejarah yang menyimpan pesan moral bagi generasi penerus.

Danrem menegaskan, nilai-nilai yang diwariskan Marsinah keberanian bersikap, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama tetap relevan di tengah tantangan kebangsaan saat ini. Ia berharap museum tersebut kelak menjadi sumber inspirasi yang mendorong masyarakat untuk berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

“Semangat perjuangan Marsinah perlu terus dihidupkan. Museum ini diharapkan menjadi ruang refleksi sekaligus pemantik kesadaran kolektif untuk berbuat terbaik demi kepentingan bersama,” ujarnya usai kegiatan.

Sebelum prosesi peletakan batu pertama, Kapolri bersama rombongan terlebih dahulu melakukan ziarah ke makam Marsinah yang berada di lokasi yang sama, sebagai bentuk penghormatan atas perjuangannya.

Acara ini juga dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serta Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto, menandai komitmen lintas institusi dalam menjaga memori sejarah dan nilai-nilai keadilan sosial sebagai bagian dari spirit perjuangan bangsa.

Lainnya

Hari Jadi ke-458, Danrem Untoro Dorong Sinergi Bangun Kabupaten Madiun Bersahaja

18 July 2026 - 22:48 WIB

MPLS SMPN 2 Watulimo Diisi Pelatihan Bela Negara dan PBB dari TNI

15 July 2026 - 16:48 WIB

Kodim 0806/Trenggalek Buka Ruang Belajar bagi Anak TK, Tanamkan Disiplin dan Cinta Tanah Air Sejak Dini

14 July 2026 - 15:19 WIB

Warga dan TNI Bahu-Membahu, Jembatan Garuda Buka Harapan Baru di Ponorogo

23 June 2026 - 14:23 WIB

Irjen Andry Wibowo: Kepercayaan Publik Bergantung pada Integritas dan Profesionalisme Polri

20 June 2026 - 21:41 WIB

Trending di TNI/Polri