Menu

Dark Mode
Lima Jurnalis Hilang saat Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau, Jurnalis Bogor Gelar Doa Bersama Sidang Fauziah-Eko, Saksi Ungkap PO dan Transaksi Rp2 Miliar Forwaka Sumut Rancang Koperasi, LBH dan STM untuk Perkuat Perlindungan serta Kesejahteraan Anggota Bea Cukai Perangi Rokok Ilegal, 10 Juta Batang Diamankan dengan Kerugian Rp8 Miliar Usai Dilantik, Anjasra Fokus Inventarisasi Barang Bukti Ngopi Usai MHT, Pokja PWI Jaktim Bahas Peluang Usaha

TNI/Polri

Aksi Nyata Sertu Nurdin, Daur Ulang Sampah untuk Membantu Warga yang Membutuhkan

badge-check


					Foto: Seorang prajurit TNI AD, Sertu Nurdin, menyerahkan bantuan sembako kepada warga lanjut usia di Desa Dagangan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Minggu (31/5/2026) Perbesar

Foto: Seorang prajurit TNI AD, Sertu Nurdin, menyerahkan bantuan sembako kepada warga lanjut usia di Desa Dagangan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Minggu (31/5/2026)

Madiun – Banyak cara dapat dilakukan untuk membantu sesama, seperti yang ditunjukkan warga di Desa Dagangan RT 02 RW 01, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Berbekal kreativitas dan kepedulian sosial, mereka memanfaatkan galon serta botol bekas air mineral menjadi berbagai kerajinan bernilai guna dan bernilai ekonomi.

Beragam hasil kerajinan seperti pot bunga, tempat sampah, vas bunga, hingga tempat pensil dibuat secara gotong royong oleh warga. Selain membantu mengurangi limbah plastik, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menumbuhkan kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan mereka.

Menariknya, hasil penjualan kerajinan itu tidak digunakan untuk kepentingan pribadi. Seluruh keuntungan dikumpulkan dan dimanfaatkan untuk membantu warga lanjut usia yang sudah tidak mampu bekerja.

“Uang hasil membuat kerajinan itu kami kumpulkan. Nanti setiap bulan kami belikan sembako untuk warga-warga yang lanjut usia dan sudah tidak bisa bekerja lagi,” ujar Sertu Nurdin selaku Ketua RT setempat, Minggu (31/5/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut lahir dari keinginan warga untuk saling membantu dengan memanfaatkan kemampuan yang dimiliki. Meski dilakukan secara sederhana, namun manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

“Selain untuk membantu warga yang kurang mampu, uang hasil penjualan juga kami gunakan untuk membangun lingkungan, seperti untuk perbaikan lampu penerangan dan infrastruktur jalan. Jadi seluruh warga bisa merasakan dampaknya,” jelas pria yang kesehariannya berdinas di Korem 081/DSJ tersebut.

Nurdin menceritakan, awal mula kegiatan tersebut berangkat dari program warga di tingkat RT yang berfokus pada penghijauan lingkungan. Dari situ muncul inisiatif membuat pot dari galon bekas yang dimanfaatkan untuk menanam berbagai tanaman produktif, seperti cabai, terong, dan kangkung.

Seiring waktu, pot-pot yang dihasilkan, terutama yang berbentuk karakter menarik perhatian masyarakat luas. Bahkan kini pemasarannya telah menjangkau berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Madiun, Ngawi, Ponorogo, Magetan, Nganjuk, dan Mojokerto.

Melalui kreativitas mengolah barang bekas, warga Desa Dagangan RT 02 RW 01 tidak hanya menjaga lingkungan tetap bersih, tetapi juga menghadirkan semangat berbagi dan kepedulian sosial yang terus tumbuh di tengah masyarakat.

 

Reporter: Matyadi

Lainnya

Bela Negara Bukan Soal Seragam, Danpusterad Ingatkan Ancaman di Era Digital

14 August 2026 - 12:26 WIB

Hari Jadi ke-458, Danrem Untoro Dorong Sinergi Bangun Kabupaten Madiun Bersahaja

18 July 2026 - 22:48 WIB

MPLS SMPN 2 Watulimo Diisi Pelatihan Bela Negara dan PBB dari TNI

15 July 2026 - 16:48 WIB

Kodim 0806/Trenggalek Buka Ruang Belajar bagi Anak TK, Tanamkan Disiplin dan Cinta Tanah Air Sejak Dini

14 July 2026 - 15:19 WIB

Warga dan TNI Bahu-Membahu, Jembatan Garuda Buka Harapan Baru di Ponorogo

23 June 2026 - 14:23 WIB

Trending di TNI/Polri