Menu

Dark Mode
Ketua PT Bandung: Advokat Harus Jujur, Disiplin, dan Profesional dalam Menegakkan Keadilan Safari Jurnalis, PWI Kabupaten Bogor 2026 di Kecamatan Sukajaya Libur Sekolah 2026, Ancol Siapkan Festival Raksasa dan Segudang Promo Menarik Ghosun Iron Camp Prioritaskan Kesejahteraan Atlet, Sediakan Makanan Bergizi dan Dukungan Optimal Dampingi Wagub DKI, Arifin Pastikan Penanganan Pengungsi Jiung Berjalan Optimal Pengadilan Agama Jakarta Pusat Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Pelayanan Berintegritas

Regional

Arifin: Keberagaman Indonesia Harus Dijaga dari Ancaman Paham Pemecah Bangsa

badge-check


					Foto: Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin bersama jajaran pemerintah dan pelajar berfoto usai kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan dan pencegahan paham radikalisme serta terorisme di lingkungan sekolah Perbesar

Foto: Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin bersama jajaran pemerintah dan pelajar berfoto usai kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan dan pencegahan paham radikalisme serta terorisme di lingkungan sekolah

JAKARTA – Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin menegaskan pentingnya membekali generasi muda, khususnya pelajar, dengan pemahaman yang kuat mengenai bahaya paham radikalisme dan terorisme sebagai upaya menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Menurut Arifin, pelajar perlu memahami bagaimana paham radikal dan terorisme dapat masuk serta memengaruhi pola pikir generasi muda, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Senin, 25/5/2026.

Dengan pemahaman yang baik, para siswa diharapkan memiliki ketahanan ideologi sehingga tidak mudah terpengaruh oleh ajaran yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

“Anak-anak kita harus memahami bagaimana paham radikalisme dan terorisme bisa masuk dan memengaruhi cara berpikir generasi muda. Mereka harus memiliki kemampuan untuk menangkal dan melawan paham yang bertentangan dengan Pancasila,” ujar Arifin.

Arifin menyampaikan, Indonesia sebagai negara yang memiliki keberagaman suku, budaya, bahasa, dan wilayah harus terus dijaga persatuannya. Keberagaman tersebut, kata dia, tidak boleh menjadi celah bagi pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa melalui penyebaran paham radikal.

Arifin juga menekankan bahwa Jakarta sebagai barometer nasional memiliki peran strategis dalam menjaga nilai persatuan dan kebhinekaan. Karena itu, generasi muda sebagai penerus bangsa perlu dibekali pemahaman tentang pentingnya menjaga Bhinneka Tunggal Ika, mengamalkan nilai-nilai Pancasila, serta memperkuat rasa cinta tanah air.

“Generasi muda adalah penerus kemajuan bangsa. Mereka harus dibekali nilai kebangsaan agar mampu menjaga persatuan serta menghadapi berbagai tantangan yang dapat mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.

Turut hadir dalam acara, Asisten Pemerintahan, Prasetyo, Para Pejabat Pemkot Administrasi Jakarta Pusat, Kepala Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik JP, Soni Triwibawa, Kepala Satuan Tugas Wilayah DKI Jakarta Densus 88 anti Teror Polri, Kompol Teguh, Para Guru pendamping dan peserta peningkatan kewaspadaan terhadap terhadap ancaman teroris dan gerakan Radikalisme.

Melalui edukasi dan penguatan wawasan kebangsaan sejak dini, diharapkan para pelajar dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, toleransi, serta keutuhan bangsa di tengah keberagaman Indonesia, “tutup Wali Kota Jakarta Pusat.

Lainnya

Pelayanan Humanis Jadi Kunci Kepercayaan Masyarakat terhadap Polri

8 May 2026 - 13:45 WIB

HPN ke-80, Kejari Jaksel Serukan Pers Berimbang dan Bertanggung Jawab

9 February 2026 - 19:01 WIB

Refleksi HPN 2026: Jurnalisme Indonesia Diuji KUHP Baru dan Tekanan Multidimensi

5 January 2026 - 11:37 WIB

Libur Nataru, Kantah Jakarta Barat Tetap Buka Layanan Pertanahan untuk Warga

25 December 2025 - 22:05 WIB

Misa Natal Gagal Digelar di Depok, LBH GEKIRA Sebut Ini Preseden Buruk

24 December 2025 - 14:21 WIB

Trending di Regional