TRENGGALEK — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah warga bahkan rela menghibahkan sebagian lahan mereka untuk mendukung peningkatan akses jalan desa sepanjang 777 meter.
Komandan Korem (Danrem) 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengapresiasi langkah warga tersebut. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Untoro mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Desa Sukorejo, Muhammad Nur Huda, untuk memastikan proses hibah tanah berjalan tertib dan sesuai aturan. Termasuk membantu warga dalam melengkapi administrasi kepemilikan tanah.
“Kami minta agar proses hibah ini difasilitasi dengan baik, termasuk pengurusan sertifikat bagi warga yang dokumennya belum lengkap,” ujar Untoro saat meninjau lokasi pra-TMMD, Senin (6/4).
Selain pembangunan jalan, TMMD juga menyasar perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Total sembilan unit rumah menjadi target, dengan delapan di antaranya akan dibangun ulang karena kondisi yang sudah tidak memungkinkan untuk ditempati.
Tak hanya itu, program ini juga menyentuh aspek sanitasi. Tiga rumah yang belum memiliki fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) akan dibangunkan sarana tersebut.
Untoro menilai capaian tersebut sebagai bentuk “over prestasi” dalam pelaksanaan TMMD, mengingat manfaat yang dirasakan masyarakat tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas hidup.
Untoro pun berharap dukungan seluruh pihak terus mengalir agar program ini berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Harapannya, pembangunan ini tidak hanya membuka akses, tetapi juga mendorong kesejahteraan warga serta kemajuan desa secara berkelanjutan,” kata dia.











