Menu

Dark Mode
Pemerintah Gelar Isbat Nikah Terpadu di Penang, 44 Perkara Berhasil Dituntaskan Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik Gebyar Budaya Sunter Jaya Jilid 2 Jadi Pesta Rakyat, Seni Betawi, UMKM dan Santunan Anak Yatim Bersatu Ketua LSM Harimau Penuhi Panggilan Polda Jateng, Klaim Bertindak atas Perintah Pihak Lain Jadi Sorotan Dukungan Mengalir untuk Arifin, Tokoh Masyarakat Jakarta Pusat Minta Kritik Berlandaskan Fakta Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Rp11,2 Miliar, Negara Selamatkan Rp4,4 Miliar

TNI/Polri

Gotong Royong TNI-Warga Bangun Jembatan Penghubung Dusun

badge-check


					Gotong Royong TNI-Warga Bangun Jembatan Penghubung Dusun Perbesar

Blitar – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0808/Blitar yang dilaksanakan di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menjadikan pembangunan jembatan sebagai salah satu sasaran pokok.

Dalam pengerjaan jembatan tersebut, para prajurit TNI bersama warga setempat saling bergotong royong dan bahu-membahu dalam setiap tahapan pekerjaan. Semangat kebersamaan tersebut menjadi kekuatan utama dalam pembangunannya.

Pembangunan jembatan ini dinilai sangat mendesak, mengingat kondisi sebelumnya yang hanya berupa sesek atau anyaman bambu. Kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan warga.

“Jembatan sebelumnya hanya berupa sesek atau bambu, sehingga sangat rawan untuk dilintasi. Apalagi saat hujan turun, permukaannya menjadi licin dan berbahaya bagi warga,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Minggu (22/2/2026).

Sebagai akses vital penghubung antar dusun, keberadaan jembatan permanen diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat.

“Jembatan ini sangat strategis karena menghubungkan Dusun Barurejo dan Dusun Sumber. Setiap hari banyak warga, termasuk anak-anak sekolah yang melintasinya. Jika dibangun permanen, tentu akan sangat membantu,” jelasnya.

Ia menegaskan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pembangunan tersebut.

“Yang terpenting warga tak perlu lagi waswas, karena keselamatannya akan lebih terjamin apabila jembatan sudah dibangun secara permanen,” ujarnya.

Mengingat pentingnya akses tersebut, Danrem berharap proses pembangunan dapat selesai tepat waktu dan sesuai target agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat secara luas.

Selain pembangunan jembatan, TMMD ke-127 Kodim 0808/Blitar juga melaksanakan sasaran fisik lainnya berupa rabat jalan sepanjang 1.087 meter serta pembangunan tujuh unit gorong-gorong.

Untuk memperluas dampak program TMMD, berbagai program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) juga turut dilakukan. Mulai dari TNI AD Manunggal Air di 5 titik, rehabilitasi 15 unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan 15 unit jamban, penguatan ketahanan pangan seluas satu hektare, pemberian 100 paket makanan tambahan untuk penanganan stunting, penghijauan, serta pembersihan lingkungan.

Tak hanya pembangunan fisik, TMMD ke-127 di Desa Krisik juga diisi dengan berbagai kegiatan nonfisik, seperti pembagian paket sembako, layanan pengobatan gratis, donor darah, pasar murah, pameran UMKM, sunatan massal, pelayanan Posyandu dan imunisasi, serta program KB Kesehatan.

Lainnya

Hari Jadi ke-458, Danrem Untoro Dorong Sinergi Bangun Kabupaten Madiun Bersahaja

18 July 2026 - 22:48 WIB

MPLS SMPN 2 Watulimo Diisi Pelatihan Bela Negara dan PBB dari TNI

15 July 2026 - 16:48 WIB

Kodim 0806/Trenggalek Buka Ruang Belajar bagi Anak TK, Tanamkan Disiplin dan Cinta Tanah Air Sejak Dini

14 July 2026 - 15:19 WIB

Warga dan TNI Bahu-Membahu, Jembatan Garuda Buka Harapan Baru di Ponorogo

23 June 2026 - 14:23 WIB

Irjen Andry Wibowo: Kepercayaan Publik Bergantung pada Integritas dan Profesionalisme Polri

20 June 2026 - 21:41 WIB

Trending di TNI/Polri