Menu

Dark Mode
Lima Jurnalis Hilang saat Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau, Jurnalis Bogor Gelar Doa Bersama Sidang Fauziah-Eko, Saksi Ungkap PO dan Transaksi Rp2 Miliar Forwaka Sumut Rancang Koperasi, LBH dan STM untuk Perkuat Perlindungan serta Kesejahteraan Anggota Bea Cukai Perangi Rokok Ilegal, 10 Juta Batang Diamankan dengan Kerugian Rp8 Miliar Usai Dilantik, Anjasra Fokus Inventarisasi Barang Bukti Ngopi Usai MHT, Pokja PWI Jaktim Bahas Peluang Usaha

TNI/Polri

Kapten Samsul Hadi Kenalkan Matematika Menyenangkan untuk Siswa

badge-check


					Foto: Danramil 0806-08/Karangan Kapten Inf Samsul Hadi Purnomo memberikan pelatihan metode Matematika Gasing kepada siswa SDN 2 Karangan, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Jumat (6/2/2026) Perbesar

Foto: Danramil 0806-08/Karangan Kapten Inf Samsul Hadi Purnomo memberikan pelatihan metode Matematika Gasing kepada siswa SDN 2 Karangan, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Jumat (6/2/2026)

Trenggalek – Peran TNI melalui satuan teritorial kewilayahan kembali menunjukkan kiprah nyata di tengah masyarakat. Tidak hanya dalam aspek pertahanan dan keamanan, TNI juga aktif berkontribusi pada sektor pendidikan. Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan edukatif yang digelar Danramil 0806-08/Karangan Kapten Inf Samsul Hadi Purnomo bersama anggota di SDN 2 Karangan, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Jumat (6/2/2026).

Kehadiran aparat TNI di lingkungan sekolah dasar memberikan nuansa berbeda bagi para siswa. Bukan sekadar kunjungan seremonial, kegiatan ini diisi dengan pelatihan metode pembelajaran matematika yang dirancang ringan, interaktif, dan mudah dipahami anak-anak. Suasana kelas yang biasanya formal pun berubah menjadi lebih hidup dan penuh antusiasme.

Metode yang diperkenalkan adalah Matematika Gampang, Asyik, dan Menyenangkan atau dikenal dengan metode Gasing. Pendekatan ini menitikberatkan pada penguasaan konsep dasar aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian secara bertahap. Para siswa diajak memahami angka bukan sebagai beban, melainkan sebagai permainan logika yang seru.

Danramil 0806-08/Karangan Kapten Inf Samsul Hadi Purnomo menjelaskan bahwa metode Gasing mengedepankan teknik berhitung cepat melalui mencongak, penggunaan jari tangan sebagai alat peraga, serta penggabungan unsur lagu dan permainan. Cara tersebut dinilai efektif untuk menghilangkan rasa takut siswa terhadap pelajaran matematika sejak dini.

Menurutnya, matematika sejatinya bukan mata pelajaran yang menakutkan apabila disampaikan dengan pendekatan yang tepat. Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan lebih mudah menyerap materi ketika proses belajar dikemas dalam suasana ceria dan menyenangkan. Pendekatan humanis menjadi kunci utama keberhasilan metode ini.

Selama pelatihan berlangsung, para siswa tampak aktif mengikuti setiap instruksi. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik berhitung bersama anggota TNI. Gelak tawa dan sorak semangat terdengar di dalam kelas, menandakan proses belajar berlangsung dengan penuh keceriaan.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara institusi pertahanan dan dunia pendidikan dapat berjalan harmonis. TNI melalui aparat kewilayahan tidak hanya hadir dalam kondisi darurat, tetapi juga berperan dalam pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.

Kepala SDN 2 Karangan, Suyanto, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan TNI terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran matematika. Ia menilai kehadiran TNI mampu memberikan motivasi tambahan bagi para siswa sekaligus memperkaya metode pengajaran di sekolah.

Menurut Suyanto, metode Gasing membantu siswa lebih nyaman dalam memahami materi matematika yang selama ini kerap dianggap sulit. Dengan pendekatan yang menyenangkan, siswa menjadi lebih percaya diri dan tidak ragu mencoba menyelesaikan soal secara mandiri.

Melalui kegiatan tersebut, TNI menunjukkan bahwa pengabdian kepada bangsa tidak terbatas pada tugas militer semata, tetapi juga mencakup pembinaan generasi muda. Langkah sederhana di ruang kelas ini diharapkan menjadi pondasi kuat dalam mencetak generasi cerdas, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

 

Reporter: Matyadi

Lainnya

Bela Negara Bukan Soal Seragam, Danpusterad Ingatkan Ancaman di Era Digital

14 August 2026 - 12:26 WIB

Hari Jadi ke-458, Danrem Untoro Dorong Sinergi Bangun Kabupaten Madiun Bersahaja

18 July 2026 - 22:48 WIB

MPLS SMPN 2 Watulimo Diisi Pelatihan Bela Negara dan PBB dari TNI

15 July 2026 - 16:48 WIB

Kodim 0806/Trenggalek Buka Ruang Belajar bagi Anak TK, Tanamkan Disiplin dan Cinta Tanah Air Sejak Dini

14 July 2026 - 15:19 WIB

Warga dan TNI Bahu-Membahu, Jembatan Garuda Buka Harapan Baru di Ponorogo

23 June 2026 - 14:23 WIB

Trending di TNI/Polri