Menu

Dark Mode
Jenderal Tandyo Dorong Prajurit Yon TP 886/PJ Terus Berbuat Terbaik untuk Bangsa Proses Rekrutmen FKDM Jakarta Mengacu Permendagri dan Pergub Sekko Jakpus Hadiri Jakarta Mengaji, Santuni 100 Anak Yatim Sambut Ramadan 1447 H KompasTV Pertahankan Tahta SUCI, Ribuan Talenta Baru Serbu Audisi Musim ke-12 Aksi BeraniGundul 2026, YKAKI Tegaskan Komitmen Dampingi Anak Kanker dari Pengobatan hingga Pendidikan Babinsa Koramil Bandung Bantu Petani Rawat Saluran Irigasi

TNI/Polri

Danrem 081/DSJ Tegaskan Lanjutkan Swasembada ke Komoditas Nonberas

badge-check


					Foto: Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto bersama unsur Forkopimda dan masyarakat mengikuti secara virtual kegiatan panen raya serta pengumuman swasembada pangan yang dipimpin Presiden Prabowo di Karawang Perbesar

Foto: Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto bersama unsur Forkopimda dan masyarakat mengikuti secara virtual kegiatan panen raya serta pengumuman swasembada pangan yang dipimpin Presiden Prabowo di Karawang

MADIUN – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan komitmen jajarannya untuk melanjutkan dukungan terhadap program swasembada pangan ke sektor yang lebih luas. Pernyataan itu disampaikan di Pendopo Kabupaten Madiun, Rabu (7/1/2026), usai mengikuti secara virtual panen raya dan pengumuman swasembada pangan bersama Presiden Prabowo di Karawang, Jawa Barat.

Mengutip pernyataan presiden, Untoro menyebut capaian swasembada beras menjadi tonggak penting bagi kemandirian nasional. “Bangsa Indonesia kini telah berhasil mencapai swasembada pangan,” ujarnya, merujuk pada arahan langsung Prabowo yang mengapresiasi kerja kolaboratif pemerintah, TNI, dan petani.

Namun, menurutnya keberhasilan tersebut tidak boleh membuat semua pihak berpuas diri. Korem 081/DSJ bersama kodim dan koramil di wilayah Madiun Raya justru diminta meningkatkan peran pendampingan agar produktivitas pertanian tetap terjaga. Ia menilai tantangan ke depan berada pada komoditas strategis lain seperti gula, jagung, dan kebutuhan pangan nonberas.

“Kalau saat ini kita swasembada beras, sesuai arahan bapak presiden, berikutnya bisa gula dan lainnya,” kata Untoro. Target itu, lanjutnya, memerlukan konsistensi di lapangan, mulai dari percepatan masa tanam, ketersediaan pupuk, hingga pengendalian hama.

Model pendampingan teritorial yang selama ini dijalankan TNI AD disebutnya menjadi salah satu instrumen utama. Babinsa diterjunkan mendampingi petani sejak awal tanam hingga panen, termasuk membantu mengurai kendala pengairan dan distribusi sarana produksi. Langkah tersebut diklaim efektif memperpendek birokrasi dan mempercepat respons saat terjadi persoalan.

Untoro juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait. Panen raya virtual bersama presiden, menurutnya, menjadi momentum untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan kebutuhan riil petani di daerah.

“Kami turun langsung ke lapangan mendampingi petani dari awal masa tanam hingga panen. Tujuannya agar produktivitas pertanian dapat terus meningkat,” pungkasnya. Korem 081/DSJ memastikan dukungan itu akan berlanjut sebagai bagian dari agenda besar ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi nasional.

Lainnya

Jenderal Tandyo Dorong Prajurit Yon TP 886/PJ Terus Berbuat Terbaik untuk Bangsa

18 February 2026 - 22:12 WIB

Babinsa Koramil Bandung Bantu Petani Rawat Saluran Irigasi

15 February 2026 - 14:16 WIB

Rakornispen TNI 2026 Digelar di Cilangkap, Bahas Strategi Hadapi Perang Media

13 February 2026 - 17:01 WIB

Kapten Samsul Hadi Kenalkan Matematika Menyenangkan untuk Siswa

6 February 2026 - 15:36 WIB

Jumat Bersih di Blitar, Babinsa dan Warga Gotong Royong Cegah Genangan Musim Hujan

6 February 2026 - 14:43 WIB

Trending di TNI/Polri