Jakarta — Aparat gabungan dari Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengintensifkan patroli malam guna mencegah aksi balap liar dan gangguan keamanan di wilayah Jakarta Timur.
Dalam kegiatan patroli yang berlangsung Sabtu (9/5/2026) dini hari itu, petugas mengamankan tujuh unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk balap liar.
Kegiatan patroli dilakukan di sejumlah titik rawan yang kerap dijadikan lokasi berkumpul para remaja pada malam hingga dini hari.
Saat melintas di kawasan Jalan Laut Samudra, petugas mendapati sekelompok pemuda tengah berkonvoi menggunakan sepeda motor dengan kondisi yang mencurigakan.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan pengendara di lokasi. Dari hasil pengecekan, ditemukan beberapa sepeda motor menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis serta sebagian kendaraan tidak dilengkapi pelat nomor polisi.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan langkah pengamanan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
“Patroli ini kami lakukan untuk mencegah gangguan kamtibmas, termasuk aksi balap liar yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” kata Kombes Henik.
Menurutnya, aksi balap liar masih menjadi salah satu persoalan yang kerap muncul pada malam hingga dini hari, khususnya di akhir pekan.
Selain melanggar aturan lalu lintas, kegiatan tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pelaku maupun masyarakat umum.
Ia menjelaskan, tidak sedikit kasus kecelakaan lalu lintas yang dipicu aksi kebut-kebutan di jalan raya. Bahkan dalam beberapa kejadian, balap liar juga memicu keributan antarkelompok pemuda yang berpotensi berkembang menjadi tindak kriminal.
Sebagai langkah antisipasi, tujuh sepeda motor yang diamankan langsung dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga melakukan pendataan terhadap para pemilik kendaraan serta menindak kendaraan yang tidak memenuhi ketentuan berlalu lintas.
Kombes Henik menegaskan patroli gabungan akan terus digelar secara rutin sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu menekan angka pelanggaran jalanan sekaligus mencegah potensi tindak kejahatan lainnya.
Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk ikut berperan menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kepedulian terhadap aktivitas di sekitar tempat tinggal masing-masing.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar ikut mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui layanan 110,” ujarnya.
Warga sekitar menyambut positif patroli yang dilakukan aparat kepolisian. Mereka berharap penertiban terhadap aksi balap liar terus dilakukan karena selama ini aktivitas tersebut dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan, terutama akibat suara knalpot bising dan aksi ugal-ugalan di jalan raya.
Melalui patroli terpadu yang dilakukan secara berkala, kepolisian berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta Timur dapat terus terjaga serta memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan dan warga sekitar.
Reporter : Matyadi











