JAKARTA TIMUR — Patroli gabungan yang melibatkan personel Brimob Batalyon B Pelopor bersama Perintis Polres Metro Jakarta Timur kembali mengungkap berbagai pelanggaran dan potensi gangguan keamanan dalam penyisiran wilayah pada Sabtu (5/4/2026) malam hingga dini hari.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan aparat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah rawan.
Patroli yang menyasar sejumlah titik strategis tersebut menemukan berbagai persoalan klasik yang masih berulang, mulai dari pelanggaran lalu lintas oleh kalangan remaja hingga aktivitas konsumsi minuman keras di ruang publik.
Pelanggaran Remaja di Jalan Raya Dalam patroli di kawasan Jalan Otto Iskandar Dinata, petugas mendapati empat remaja melaju dengan kecepatan tinggi tanpa mengenakan helm. Saat dilakukan pemeriksaan, mereka tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat kendaraan.
Petugas kemudian mengamankan dua remaja beserta dua unit sepeda motor, masing-masing Yamaha Fino berwarna merah dan Honda Beat berwarna abu-abu. Selanjutnya, mereka diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur untuk dilakukan pendataan dan penindakan berupa tilang sesuai aturan yang berlaku.
Respon Cepat Kecelakaan di Condet Tak lama setelah itu, tim patroli menemukan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga sepeda motor di kawasan Condet. Petugas dengan sigap mengamankan lokasi untuk mencegah kemacetan serta potensi konflik antar pihak yang terlibat.
Korban dalam insiden tersebut langsung mendapatkan pertolongan dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sementara penyelesaian perkara dilakukan secara kekeluargaan oleh para pihak yang terlibat.
Pembubaran Aktivitas Miras Patroli berlanjut ke kawasan Batu Ampar, di mana petugas menemukan sekelompok pemuda tengah mengonsumsi minuman keras. Hasil pendataan menunjukkan beberapa di antaranya pernah terlibat aksi tawuran.
Petugas segera membubarkan kegiatan tersebut dan berkoordinasi dengan pengurus lingkungan setempat, termasuk RT dan RW, guna melakukan pembinaan serta pengawasan lanjutan terhadap para pemuda tersebut.
Polisi Tekankan Pendekatan Preventif Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Henik Maryanto, menegaskan bahwa patroli malam akan terus digencarkan sebagai langkah strategis dalam menekan potensi gangguan kamtibmas.
Ia menyoroti bahwa pelanggaran yang melibatkan remaja masih menjadi pola berulang di lapangan, sehingga diperlukan pendekatan yang tidak hanya bersifat penindakan, tetapi juga pencegahan.
“Patroli ini bukan hanya soal penindakan, tetapi juga pencegahan.
Fakta di lapangan menunjukkan aktivitas seperti ini masih terus berulang, sehingga kehadiran personel menjadi langkah penting untuk melindungi masyarakat,” ujarnya.
Peran Masyarakat Jadi Penentu Polisi juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan potensi gangguan melalui layanan Call Center Polri di nomor 110.
Sinergi antara aparat dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Dengan pengawasan yang konsisten serta partisipasi publik, berbagai bentuk pelanggaran—terutama yang melibatkan kalangan remaja—diharapkan dapat ditekan secara signifikan di wilayah Jakarta Timur.
Reporter : Matyadi











