Trenggalek — Aparat gabungan TNI dan Polri meningkatkan pengamanan di sejumlah titik strategis di Kabupaten Trenggalek selama Ramadan, terutama di kawasan Watulimo yang menjadi akses utama menuju destinasi wisata pesisir selatan.
Pengamanan terpusat di Pos Pengamanan Watulimo pada Kamis (19/3), seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang akhir Ramadan dan Idulfitri. Kawasan ini menjadi perhatian karena setiap musim libur panjang selalu dipadati wisatawan, sekaligus menjadi jalur lalu lintas penting bagi pemudik.
Sejak pagi, personel dari Kodim 0806/Trenggalek dan Polres Trenggalek melakukan patroli rutin, pengaturan arus kendaraan, serta pemantauan aktivitas warga di sekitar pos. Selain menjaga keamanan, petugas juga aktif memberikan imbauan langsung kepada masyarakat dengan pendekatan persuasif.
Langkah preventif dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, mulai dari kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga tindak kriminalitas yang kerap meningkat menjelang Lebaran. Aparat menilai pendekatan humanis penting untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban.
Komandan Kodim 0806/Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, mengatakan pengamanan terpadu ini merupakan bagian dari komitmen bersama TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas wilayah selama Ramadan.
Letkol Isnanto menegaskan, kehadiran aparat di lapangan tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman hingga perayaan Idulfitri.
Menurutnya, koordinasi lintas institusi terus diperkuat guna merespons cepat setiap dinamika di lapangan, terutama di titik-titik dengan intensitas aktivitas tinggi.
Dengan pengawasan yang ditingkatkan di jalur wisata dan pusat keramaian, aparat berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Trenggalek tetap kondusif, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang berkunjung selama musim libur Lebaran.











