Menu

Dark Mode
Pemerintah Gelar Isbat Nikah Terpadu di Penang, 44 Perkara Berhasil Dituntaskan Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik Gebyar Budaya Sunter Jaya Jilid 2 Jadi Pesta Rakyat, Seni Betawi, UMKM dan Santunan Anak Yatim Bersatu Ketua LSM Harimau Penuhi Panggilan Polda Jateng, Klaim Bertindak atas Perintah Pihak Lain Jadi Sorotan Dukungan Mengalir untuk Arifin, Tokoh Masyarakat Jakarta Pusat Minta Kritik Berlandaskan Fakta Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Rp11,2 Miliar, Negara Selamatkan Rp4,4 Miliar

Megapolitan

Wali Kota Jakarta Timur Hadiri Dzikir dan Muhasabah Akhir Tahun di Ciracas

badge-check


					Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, menghadiri Dzikir dan Muhasabah Munajat Akhir Tahun 2025 di Aula Masjid Baitushshidqi, PKP, Kecamatan Ciracas, Sabtu (27/12/2025). Perbesar

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, menghadiri Dzikir dan Muhasabah Munajat Akhir Tahun 2025 di Aula Masjid Baitushshidqi, PKP, Kecamatan Ciracas, Sabtu (27/12/2025).

Jakarta Timur — Menutup penghujung 2025, suasana khidmat menyelimuti Aula Masjid Baitushshidqi, Ciracas. Lantunan dzikir dan doa mengalun dalam kegiatan Dzikir dan Muhasabah Munajat Akhir Tahun yang dihadiri Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin, Sabtu (27/12/25).

Kegiatan yang diinisiasi Forum Kolaborasi Ciracas itu menjadi ruang perjumpaan spiritual sekaligus sosial. Pemerintah kota, tokoh agama, dan warga duduk bersama dalam satu majelis, menundukkan kepala, merefleksikan perjalanan setahun terakhir, dan memohon keberkahan untuk tahun yang akan datang.

Di hadapan jamaah, Munjirin menilai dzikir dan muhasabah sebagai momentum penting untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk aktivitas. Menurutnya, refleksi akhir tahun tidak hanya memperkuat hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga mempererat ikatan antarsesama.

“Dzikir dan muhasabah seperti ini menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga batin dan kebersamaan,” ujarnya. Ia menambahkan, tradisi tahunan tersebut patut dirawat karena menghadirkan nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat Ciracas.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Timur Essie Feransie serta unsur masyarakat lintas elemen. Selain doa bersama, agenda diisi dengan aktivitas sosial yang menyentuh langsung warga.

Ketua Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Ciracas, KH Anwar Islam, menjelaskan bahwa munajat akhir tahun dirancang secara kolaboratif. Tak hanya berfokus pada ibadah, panitia juga menghadirkan kampung sedekah untuk warga yang membutuhkan dan bazar UMKM sebagai dukungan bagi pelaku usaha lokal.

“Ini bukan sekadar ritual keagamaan. Ada nilai kepedulian sosial dan kolaborasi ulama serta umaro di dalamnya. Yang baik kita lanjutkan, yang kurang baik kita perbaiki bersama,” kata Anwar.

Dzikir dan muhasabah akhir tahun itu diharapkan menjadi titik tolak baru bagi masyarakat Ciracas. Dengan refleksi, doa, dan aksi sosial, warga menyongsong 2026 dengan semangat kebersamaan, kepedulian, dan penguatan nilai keimanan.

Lainnya

Maraton Enam Jam, Dewan Juri Rampungkan Penilaian Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin 2026

18 July 2026 - 01:26 WIB

PWI Jaya Dorong Kompetensi Anggota Lewat OKK Peningkatan Status

8 June 2026 - 12:58 WIB

Libur Sekolah 2026, Ancol Siapkan Festival Raksasa dan Segudang Promo Menarik

3 June 2026 - 12:24 WIB

Lurah Cakung Barat Soroti Sampah Menumpuk, Ajak Warga Ubah Kebiasaan Pilah dari Rumah

24 April 2026 - 20:17 WIB

Bank Jakarta Gandeng PWI Jaya dan PMI DKI Jakarta Gelar Donor Darah, Bantu Ketersediaan Darah di DKI Jakarta 

24 April 2026 - 16:26 WIB

Trending di Megapolitan