Menu

Dark Mode
Lima Jurnalis Hilang saat Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau, Jurnalis Bogor Gelar Doa Bersama Sidang Fauziah-Eko, Saksi Ungkap PO dan Transaksi Rp2 Miliar Forwaka Sumut Rancang Koperasi, LBH dan STM untuk Perkuat Perlindungan serta Kesejahteraan Anggota Bea Cukai Perangi Rokok Ilegal, 10 Juta Batang Diamankan dengan Kerugian Rp8 Miliar Usai Dilantik, Anjasra Fokus Inventarisasi Barang Bukti Ngopi Usai MHT, Pokja PWI Jaktim Bahas Peluang Usaha

Megapolitan

Pramono Anung bersama Wali Kota Jakpus Arifin meninjau langsung Jalan Karet Pasar Baru Barat Rampung

badge-check


					Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung didampingi Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin meninjau hasil penataan dan pengaspalan Jalan Karet Pasar Baru Barat Perbesar

Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung didampingi Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin meninjau hasil penataan dan pengaspalan Jalan Karet Pasar Baru Barat

Jakarta — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menuntaskan penataan Jalan Karet Pasar Baru Barat, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, setelah puluhan tahun dikeluhkan warga. Jalan lingkungan yang menjadi akses vital menuju Jalan Mas Mansyur dan sejumlah sekolah itu kini tampil lebih rapi dan layak dilalui.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin meninjau langsung hasil pengaspalan sepanjang 400 meter dengan lebar 5,5 meter tersebut. Peninjauan dilakukan usai rampungnya pekerjaan yang dikebut kurang dari satu bulan oleh Dinas Bina Marga.

Pramono mengatakan, lambatnya pembangunan jalan itu selama bertahun-tahun disebabkan adanya jaringan perpipaan di bawah badan jalan. Setelah dilakukan koordinasi lintas perangkat daerah, pemerintah memutuskan perbaikan segera agar akses warga tidak lagi terganggu.

“Jalan ini penting karena menjadi jalur utama aktivitas warga dan pelajar. Setelah dilaporkan oleh wali kota, kami putuskan untuk segera diselesaikan,” kata Pramono di lokasi, Selasa (29/12/25).

Arifin menegaskan, seluruh pengerjaan pengaspalan hingga pembangunan kanstin dilakukan langsung oleh petugas Bina Marga atau pasukan kuning, tanpa melibatkan pihak ketiga.

Sementara itu, Arifin menyebut perbaikan jalan tersebut menjadi jawaban atas penantian panjang warga. Selama lebih dari tiga dekade, kondisi jalan rusak parah, berlumpur saat hujan, dan kerap menyulitkan aktivitas sehari-hari.

“Anak-anak sekolah bahkan harus melepas sepatu ketika melintas. Sekarang, dalam waktu kurang dari sebulan, kondisinya berubah total. Ini kado bagi warga,” ujar Arifin.

Arifin menambahkan, penataan kawasan turut mencakup penertiban bangunan liar, pemindahan puluhan tiang utilitas, pemasangan penerangan jalan, hingga penanaman 78 pohon tabebuya untuk mempercantik lingkungan. Pemerintah juga merencanakan pembangunan taman interaktif dan area bermain anak di ujung ruas jalan.

Arifin mengapresiasi kolaborasi lintas OPD, mulai dari Dinas Bina Marga, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Sumber Daya Air, serta peran aktif camat, RT, RW, dan warga setempat.

“Ke depan, kami berharap warga ikut menjaga kawasan ini agar tetap tertib, tidak digunakan parkir liar atau aktivitas yang mengganggu fungsi jalan,” pungkasnya.

Lainnya

Yello Harmoni Jakarta Hadirkan Sensasi Staycation dan Sajian Teppanyaki Terjangkau

29 August 2026 - 14:02 WIB

Maraton Enam Jam, Dewan Juri Rampungkan Penilaian Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin 2026

18 July 2026 - 01:26 WIB

PWI Jaya Dorong Kompetensi Anggota Lewat OKK Peningkatan Status

8 June 2026 - 12:58 WIB

Libur Sekolah 2026, Ancol Siapkan Festival Raksasa dan Segudang Promo Menarik

3 June 2026 - 12:24 WIB

Lurah Cakung Barat Soroti Sampah Menumpuk, Ajak Warga Ubah Kebiasaan Pilah dari Rumah

24 April 2026 - 20:17 WIB

Trending di Megapolitan