Menu

Dark Mode
Jenderal Tandyo Dorong Prajurit Yon TP 886/PJ Terus Berbuat Terbaik untuk Bangsa Proses Rekrutmen FKDM Jakarta Mengacu Permendagri dan Pergub Sekko Jakpus Hadiri Jakarta Mengaji, Santuni 100 Anak Yatim Sambut Ramadan 1447 H KompasTV Pertahankan Tahta SUCI, Ribuan Talenta Baru Serbu Audisi Musim ke-12 Aksi BeraniGundul 2026, YKAKI Tegaskan Komitmen Dampingi Anak Kanker dari Pengobatan hingga Pendidikan Babinsa Koramil Bandung Bantu Petani Rawat Saluran Irigasi

TNI/Polri

KM Polo Ditemukan Terdampar di Lingga, TNI AL Lakukan Pemeriksaan Gabungan

badge-check


					Foto: Tim gabungan TNI Angkatan Laut bersama instansi terkait berfoto di atas kapal KM Polo yang ditemukan terdampar tanpa awak di perairan Pulau Pekajang (Cibia), Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu (27/12/2025). Perbesar

Foto: Tim gabungan TNI Angkatan Laut bersama instansi terkait berfoto di atas kapal KM Polo yang ditemukan terdampar tanpa awak di perairan Pulau Pekajang (Cibia), Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu (27/12/2025).

Batam — TNI Angkatan Laut memimpin pemeriksaan gabungan terhadap kapal motor KM Polo yang ditemukan terdampar tanpa awak di perairan Pulau Pekajang (Cibia), Kabupaten Lingga. Pemeriksaan dilakukan sebagai tindak lanjut laporan warga setempat yang pertama kali menemukan kapal tersebut.

Tim gabungan yang dipimpin Lanal Dabo Singkep bergerak ke lokasi menggunakan kapal Patroli Sea Rider setelah menggelar apel kesiapan bersama sejumlah instansi terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kapal, muatan, serta mengidentifikasi potensi pelanggaran hukum di wilayah perairan tersebut.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan KM Polo berada dalam kondisi tidak laik operasi. Sejumlah fasilitas keselamatan, termasuk sekoci, tidak ditemukan, sementara crane sekoci dilaporkan rusak. Reling kapal patah dan badan kapal mengalami korosi. Di dalam palka, petugas mendapati sembilan kontainer berukuran 45 feet dalam keadaan tertutup serta satu kontainer 20 feet terbuka yang berisi tali karung.

Kondisi anjungan kapal juga dinilai memprihatinkan. Peralatan navigasi sangat minim dan hanya ditemukan sebuah kompas. Ruang awak kapal, dapur, hingga kamar mesin tampak tidak terawat, berbau menyengat, dengan sebagian mesin terendam air bercampur oli.

Meski ditemukan sejumlah dokumen kapal, seperti Ship’s Log Book, Radio Log Book, hingga Crew List yang mencantumkan enam awak, tidak satu pun kru berada di lokasi saat pemeriksaan berlangsung. Situasi tersebut menguatkan dugaan bahwa kapal telah lama ditinggalkan.

TNI Angkatan Laut menyatakan pemeriksaan gabungan ini merupakan bagian dari komitmen menjaga keamanan dan keselamatan perairan nasional, sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat guna mencegah potensi pelanggaran hukum laut di wilayah Kepulauan Riau.

 

Lainnya

Jenderal Tandyo Dorong Prajurit Yon TP 886/PJ Terus Berbuat Terbaik untuk Bangsa

18 February 2026 - 22:12 WIB

Babinsa Koramil Bandung Bantu Petani Rawat Saluran Irigasi

15 February 2026 - 14:16 WIB

Rakornispen TNI 2026 Digelar di Cilangkap, Bahas Strategi Hadapi Perang Media

13 February 2026 - 17:01 WIB

Kapten Samsul Hadi Kenalkan Matematika Menyenangkan untuk Siswa

6 February 2026 - 15:36 WIB

Jumat Bersih di Blitar, Babinsa dan Warga Gotong Royong Cegah Genangan Musim Hujan

6 February 2026 - 14:43 WIB

Trending di TNI/Polri