Menu

Dark Mode
Jenderal Tandyo Dorong Prajurit Yon TP 886/PJ Terus Berbuat Terbaik untuk Bangsa Proses Rekrutmen FKDM Jakarta Mengacu Permendagri dan Pergub Sekko Jakpus Hadiri Jakarta Mengaji, Santuni 100 Anak Yatim Sambut Ramadan 1447 H KompasTV Pertahankan Tahta SUCI, Ribuan Talenta Baru Serbu Audisi Musim ke-12 Aksi BeraniGundul 2026, YKAKI Tegaskan Komitmen Dampingi Anak Kanker dari Pengobatan hingga Pendidikan Babinsa Koramil Bandung Bantu Petani Rawat Saluran Irigasi

TNI/Polri

TNI dan Warga Masaran Bersinergi Hadapi Ancaman Longsor

badge-check


					Foto: Personel TNI dari Koramil 0806-04/Bendungan bersama warga Desa Masaran bergotong royong membersihkan saluran air dan material tanah di tepi jalan desa, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jumat (16/1/2026) Perbesar

Foto: Personel TNI dari Koramil 0806-04/Bendungan bersama warga Desa Masaran bergotong royong membersihkan saluran air dan material tanah di tepi jalan desa, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jumat (16/1/2026)

Trenggalek — Ancaman tanah longsor di wilayah perbukitan Trenggalek mendorong aparat teritorial TNI bersama warga bergerak lebih awal. Personel Koramil 0806-04/Bendungan turun langsung ke lapangan menggelar kerja bakti mitigasi bencana di Desa Masaran, Jumat (16/1/2026).

Aksi gotong royong ini melibatkan warga setempat, perangkat desa, hingga unsur Kampung Siaga Bencana. Mereka menyasar titik-titik rawan di RT 03 dan RT 04 dengan membersihkan saluran drainase serta memangkas vegetasi liar di sepanjang badan jalan desa yang berpotensi menghambat aliran air saat hujan deras.

Puluhan personel dan warga tampak bekerja berdampingan sejak pagi. Endapan tanah, sampah, dan semak-semak yang menutup saluran air dibersihkan secara manual menggunakan peralatan sederhana. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah genangan dan erosi tanah yang kerap memicu longsor di wilayah dataran tinggi.

Bati Tuud Koramil 0806-04/Bendungan, Peltu Hadi Purnomo, menyebut kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya preventif TNI dalam menekan risiko bencana di wilayah binaan. Menurut dia, mitigasi tidak bisa bergantung pada satu pihak.

“Upaya pencegahan harus dilakukan bersama. Kami ingin memastikan lingkungan warga lebih siap dan aman sebelum bencana terjadi,” kata Hadi di sela kegiatan.

Wilayah Kecamatan Bendungan dikenal memiliki kontur perbukitan yang rawan pergerakan tanah, terutama saat intensitas hujan meningkat. Karena itu, pembersihan drainase dan penataan lingkungan menjadi salah satu langkah strategis untuk mengurangi potensi longsor.

Kepala Desa Masaran, Parmin, mengapresiasi keterlibatan aktif TNI dalam kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun kesiapsiagaan desa menghadapi ancaman bencana alam.

Kerja bakti ini tidak hanya berfungsi sebagai upaya teknis mitigasi, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antara warga dan aparat. Gotong royong yang terbangun diharapkan menjadi fondasi menuju desa yang lebih tangguh menghadapi risiko bencana di masa mendatang.

 

Lainnya

Jenderal Tandyo Dorong Prajurit Yon TP 886/PJ Terus Berbuat Terbaik untuk Bangsa

18 February 2026 - 22:12 WIB

Babinsa Koramil Bandung Bantu Petani Rawat Saluran Irigasi

15 February 2026 - 14:16 WIB

Rakornispen TNI 2026 Digelar di Cilangkap, Bahas Strategi Hadapi Perang Media

13 February 2026 - 17:01 WIB

Kapten Samsul Hadi Kenalkan Matematika Menyenangkan untuk Siswa

6 February 2026 - 15:36 WIB

Jumat Bersih di Blitar, Babinsa dan Warga Gotong Royong Cegah Genangan Musim Hujan

6 February 2026 - 14:43 WIB

Trending di TNI/Polri