Menu

Dark Mode
Ancol Manjakan Pelanggan Setia, Hadiah Mobil Listrik Warnai Undian Ancol Points Pemerintah Gelar Isbat Nikah Terpadu di Penang, 44 Perkara Berhasil Dituntaskan Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik Gebyar Budaya Sunter Jaya Jilid 2 Jadi Pesta Rakyat, Seni Betawi, UMKM dan Santunan Anak Yatim Bersatu Ketua LSM Harimau Penuhi Panggilan Polda Jateng, Klaim Bertindak atas Perintah Pihak Lain Jadi Sorotan Dukungan Mengalir untuk Arifin, Tokoh Masyarakat Jakarta Pusat Minta Kritik Berlandaskan Fakta

TNI/Polri

KM Polo Ditemukan Terdampar di Lingga, TNI AL Lakukan Pemeriksaan Gabungan

badge-check


					Foto: Tim gabungan TNI Angkatan Laut bersama instansi terkait berfoto di atas kapal KM Polo yang ditemukan terdampar tanpa awak di perairan Pulau Pekajang (Cibia), Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu (27/12/2025). Perbesar

Foto: Tim gabungan TNI Angkatan Laut bersama instansi terkait berfoto di atas kapal KM Polo yang ditemukan terdampar tanpa awak di perairan Pulau Pekajang (Cibia), Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu (27/12/2025).

Batam — TNI Angkatan Laut memimpin pemeriksaan gabungan terhadap kapal motor KM Polo yang ditemukan terdampar tanpa awak di perairan Pulau Pekajang (Cibia), Kabupaten Lingga. Pemeriksaan dilakukan sebagai tindak lanjut laporan warga setempat yang pertama kali menemukan kapal tersebut.

Tim gabungan yang dipimpin Lanal Dabo Singkep bergerak ke lokasi menggunakan kapal Patroli Sea Rider setelah menggelar apel kesiapan bersama sejumlah instansi terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kapal, muatan, serta mengidentifikasi potensi pelanggaran hukum di wilayah perairan tersebut.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan KM Polo berada dalam kondisi tidak laik operasi. Sejumlah fasilitas keselamatan, termasuk sekoci, tidak ditemukan, sementara crane sekoci dilaporkan rusak. Reling kapal patah dan badan kapal mengalami korosi. Di dalam palka, petugas mendapati sembilan kontainer berukuran 45 feet dalam keadaan tertutup serta satu kontainer 20 feet terbuka yang berisi tali karung.

Kondisi anjungan kapal juga dinilai memprihatinkan. Peralatan navigasi sangat minim dan hanya ditemukan sebuah kompas. Ruang awak kapal, dapur, hingga kamar mesin tampak tidak terawat, berbau menyengat, dengan sebagian mesin terendam air bercampur oli.

Meski ditemukan sejumlah dokumen kapal, seperti Ship’s Log Book, Radio Log Book, hingga Crew List yang mencantumkan enam awak, tidak satu pun kru berada di lokasi saat pemeriksaan berlangsung. Situasi tersebut menguatkan dugaan bahwa kapal telah lama ditinggalkan.

TNI Angkatan Laut menyatakan pemeriksaan gabungan ini merupakan bagian dari komitmen menjaga keamanan dan keselamatan perairan nasional, sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat guna mencegah potensi pelanggaran hukum laut di wilayah Kepulauan Riau.

 

Lainnya

Hari Jadi ke-458, Danrem Untoro Dorong Sinergi Bangun Kabupaten Madiun Bersahaja

18 July 2026 - 22:48 WIB

MPLS SMPN 2 Watulimo Diisi Pelatihan Bela Negara dan PBB dari TNI

15 July 2026 - 16:48 WIB

Kodim 0806/Trenggalek Buka Ruang Belajar bagi Anak TK, Tanamkan Disiplin dan Cinta Tanah Air Sejak Dini

14 July 2026 - 15:19 WIB

Warga dan TNI Bahu-Membahu, Jembatan Garuda Buka Harapan Baru di Ponorogo

23 June 2026 - 14:23 WIB

Irjen Andry Wibowo: Kepercayaan Publik Bergantung pada Integritas dan Profesionalisme Polri

20 June 2026 - 21:41 WIB

Trending di TNI/Polri