Menu

Dark Mode
“Cinta di Ujung Takdir” Resmi Dirilis, Aip Muhamad Ungkap Kisah di Balik Lagu “Cinta di Ujung Takdir”: Karya Baru Aip Muhamad yang Jadi Soundtrack Film Bea Cukai Sita Emas Rp73 Miliar dari Sejumlah WNA Ancol Jadi Panggung Rekor MURI Tari Jali-Jali Betawi Juara 1 Prima Voice PA Jakarta Pusat, Bukti Lingkungan Peradilan Juga Ruang Kreativitas Dilantik Jadi PNS, 35 CPNS Imigrasi Jaktim Kompak

Nasional

“Cinta di Ujung Takdir” Resmi Dirilis, Aip Muhamad Ungkap Kisah di Balik Lagu

badge-check


					Foto: Lagu dan official music video “Cinta di Ujung Takdir” karya Aip Muhamad resmi diluncurkan pada Kamis (17/9/2026) di Cinepolis Kalibata City Square, Jakarta. Perbesar

Foto: Lagu dan official music video “Cinta di Ujung Takdir” karya Aip Muhamad resmi diluncurkan pada Kamis (17/9/2026) di Cinepolis Kalibata City Square, Jakarta.

JAKARTA, onnews.id — Lagu dan official music video “Cinta di Ujung Takdir” karya Aip Muhamad resmi diluncurkan pada Kamis (17/9/2026) di Cinepolis Kalibata City Square, Jakarta.

Peluncuran ini menjadi momentum penting bagi Aip Muhamad untuk kembali memperkenalkan karya musik terbarunya setelah cukup lama tidak merilis single. Lagu tersebut berada di bawah naungan HGIM Music dan menjadi bagian dari proyek film layar lebar “Twist Stethoscope Cinta di Ujung Takdir”.

Sejumlah pemeran yang terlibat dalam karya tersebut hadir dalam acara peluncuran, di antaranya Amanda Husnia, Husnul Ghazali Idrus, Aip Muhamad, dan Belina Rafa.

Karya ini mengangkat kisah tentang dua insan yang saling mencintai, tetapi harus menghadapi keadaan yang membuat mereka tidak dapat bersatu. Pesan tersebut dirangkum melalui kalimat yang menjadi bagian penting dari konsep karya:

“Ada cinta menulis bahagia, namun semesta menulisnya berbeda.”

Menariknya, Aip Muhamad tidak membuat lirik lagu tersebut hanya untuk menggambarkan satu persoalan tertentu. Liriknya dibuat lebih universal sehingga pendengar dapat menghubungkannya dengan berbagai pengalaman dan persoalan dalam kehidupan.

Lahir dari Cerita Film

Aip Muhamad mengungkapkan, proses terciptanya lagu bermula ketika dirinya diminta membuat sebuah karya untuk film layar lebar.

Ia kemudian menyaksikan cerita film tersebut dan menemukan sebuah persoalan besar dalam hubungan yang menjadi inspirasi utama lagu.

Aip mencoba menempatkan dirinya dalam situasi yang dialami karakter dalam cerita. Dari proses penghayatan tersebut, kemudian lahirlah “Cinta di Ujung Takdir”.

“Banyak teman, saudara dan keluarga yang sudah hadir di sini menyaksikan karya terbaru saya. Ini juga menjadi sebuah film. Setelah sekitar lima sampai sembilan tahun tidak merilis single, akhirnya sekarang bisa kembali merilis karya,” ujar Aip dalam acara tersebut.

Menurut Aip, proses perjalanan dari awal pembuatan hingga akhirnya karya tersebut dapat diluncurkan menjadi pengalaman yang sangat berarti.

Ia pun berharap lagu tersebut dapat diterima dan dinikmati masyarakat serta mampu mewakili perasaan para pendengarnya.

Pengalaman Aip dalam menciptakan lagu sebelumnya turut menjadi bagian dari perjalanan musikalnya. Ia pernah menciptakan lagu “Harus Memilih” yang dipopulerkan oleh Widi Hello Band, pelantun lagu “Dua Cincin” dan “Ular Berbisa”.

Aip mengaku pengalaman melihat respons masyarakat terhadap karya yang dibuatnya, termasuk komentar pendengar di YouTube, menjadi kebanggaan tersendiri.

Ia berharap “Cinta di Ujung Takdir” juga dapat menemukan tempat di hati masyarakat.

Belina Rafa: Ceritanya Bisa Dimaknai Berbeda

Sementara itu, Belina Rafa menceritakan awal keterlibatannya dalam proyek tersebut.

Menurut Belina, pertemuan dengan tim berlangsung cukup singkat. Ia kemudian mendapatkan rekomendasi dari seorang teman yang mengenalkannya kepada pihak terkait hingga akhirnya dipercaya menjadi vokalis yang mengisi soundtrack.

Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Belina selama proses produksi adalah ketika menjalani bagian adegan yang memiliki muatan emosional.

Menurutnya, lirik lagu tersebut memiliki kekuatan karena dapat dikaitkan dengan berbagai cerita kehidupan.

“Menurut aku, tergantung dari kisah hidupnya. Karena liriknya bisa mengarah ke mana saja dan tidak hanya pada satu titik,” kata Belina.

Ia berharap lagu tersebut setelah resmi dirilis mampu menyampaikan perasaan dan cerita kepada para pendengar serta dapat menyentuh hati mereka.

Husnul Ghazali Idrus Berperan sebagai Suami

Dalam official music video, Husnul Ghazali Idrus tampil bersama Amanda Husnia sebagai pasangan suami istri.

Husnul menjelaskan bahwa karakter yang diperankannya merupakan seorang suami yang pekerja keras dan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk pasangannya.

Karakter tersebut juga digambarkan sebagai sosok yang terbuka dan berusaha mempertahankan hubungan yang dijalani.

Melalui peran tersebut, Husnul berharap kisah yang disampaikan dapat dirasakan oleh penonton yang pernah mengalami persoalan serupa maupun mereka yang hanya menikmati cerita dari sisi emosionalnya.

Sony Everyda Sebut Ada Peran Penting dalam Proses Produksi

Salah satu pihak yang turut terlibat dalam proses lahirnya karya tersebut adalah Sony Everyda dari Binasol.

Sony menjelaskan bahwa dirinya sudah cukup lama bekerja sama dengan Aip Muhamad dalam berbagai produksi soundtrack.

Kerja sama tersebut sebelumnya mencakup soundtrack untuk sinetron SCTV, FTV, RTV hingga sejumlah program televisi.

Menurut Sony, pengalaman kerja sama sebelumnya turut menjadi bagian dari perjalanan kreatif hingga akhirnya “Cinta di Ujung Takdir” dapat diwujudkan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut terlibat dalam proses produksi karya tersebut.

Penonton Dapat Ikut Challenge

Peluncuran official music video juga diramaikan dengan berbagai kegiatan bersama penonton.

Pada penghujung acara, panitia memberikan lima hadiah T-shirt melalui sesi lima pertanyaan kepada penonton.

Selain itu, HGIM Music menyiapkan “Cinta di Ujung Takdir Challenge” yang dapat diikuti masyarakat melalui media sosial.

Dalam challenge tersebut akan dipilih tujuh peserta terbaik. Masing-masing pemenang mendapatkan hadiah emas 0,25 gram.

Peserta juga dapat mengajak teman untuk ikut berpartisipasi. Dalam materi challenge disebutkan terdapat bonus hadiah emas bagi peserta yang berhasil mengajak teman dan memenuhi mekanisme yang ditentukan.

Peserta dapat membuat video kreatif bertema “Cinta di Ujung Takdir”, kemudian mengunggahnya melalui Instagram Reels atau TikTok dengan menggunakan sound resmi lagu tersebut dan hashtag #CDUT.

Kategori video yang dapat diikuti antara lain storytelling tentang cinta, drama pendek, lip-sync atau performance, dance/cinematic video, interpretasi cerita dari lagu serta konsep kreatif lainnya.

Selain hadiah 0,25 gram, terdapat pula hadiah 1 gram emas untuk juara terbaik sesuai mekanisme challenge.

Melalui peluncuran ini, Aip Muhamad bersama para pemeran dan tim berharap “Cinta di Ujung Takdir” tidak hanya menjadi sebuah lagu, tetapi juga mampu menjadi ruang bagi pendengar untuk menemukan cerita dan perasaannya sendiri.

Sebab, setiap orang mungkin memiliki kisah cinta yang berbeda—dan terkadang, ketika manusia menulis kebahagiaan, semesta justru menuliskan takdir dengan cara yang berbeda.

Reporter : Matyadi

Redaktur : Helmi AR

Lainnya

“Cinta di Ujung Takdir”: Karya Baru Aip Muhamad yang Jadi Soundtrack Film

16 September 2026 - 22:18 WIB

Ancol Jadi Panggung Rekor MURI Tari Jali-Jali Betawi

15 September 2026 - 16:02 WIB

Juara 1 Prima Voice PA Jakarta Pusat, Bukti Lingkungan Peradilan Juga Ruang Kreativitas

14 September 2026 - 22:24 WIB

Dilantik Jadi PNS, 35 CPNS Imigrasi Jaktim Kompak

14 September 2026 - 17:05 WIB

Lima Jurnalis Hilang saat Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau, Jurnalis Bogor Gelar Doa Bersama

11 September 2026 - 18:56 WIB

Trending di Nasional