BATAM, onnews.id — Tim pencarian dan pertolongan gabungan akhirnya menemukan korban kecelakaan laut yang terjadi di Perairan Tanjung Rambut, Kabupaten Karimun. Korban ditemukan pada hari ketiga operasi SAR, Sabtu (10/1/2026), setelah upaya pencarian intensif dilakukan sejak pagi hingga sore hari.
Unsur SAR dari TNI Angkatan Laut Lanal Tanjung Balai Karimun bersama tim gabungan menyisir sejumlah titik perairan yang diduga menjadi jalur hanyut korban akibat arus laut. Area pencarian meliputi perairan Pulau Pandan, Pulau Parit, Selat Mendaun, hingga Pulau Buru, dengan tantangan cuaca yang berubah-ubah dan luasnya wilayah operasi.
Pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim SAR Lanal TBK, Tim Rescue Pos SAR TBK Basarnas Karimun, serta Satpolairud Polres Karimun. Sejumlah sarana laut turut dikerahkan, termasuk kapal patroli dan rigid inflatable boat (RIB), untuk memaksimalkan jangkauan pencarian.
Hasilnya, pada pukul 14.30 WIB, korban berinisial Z ditemukan di perairan Pulau Songkop, Selat Belia, dalam kondisi meninggal dunia. Tim SAR kemudian mengevakuasi korban ke Dermaga Lanal TBK sebelum dibawa ke RSUD Muhammad Sani untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
Keberhasilan operasi ini menjadi penutup rangkaian pencarian yang berlangsung selama tiga hari. TNI AL bersama unsur SAR gabungan menegaskan komitmennya untuk tetap hadir dalam setiap misi kemanusiaan di wilayah perairan, tidak hanya dalam menjaga keamanan laut, tetapi juga dalam upaya penyelamatan dan pelayanan kepada masyarakat.











