Menu

Dark Mode
Dari Teori ke Aksi: BEM TALKS UPJ Desak Kampus Cetak Problem Solver, Bukan Sekadar Lulusan Dandim Trenggalek Pantau Pra TMMD ke-128, Percepatan Infrastruktur Desa Digenjot Wartawan Sambangi Kopaska Pondok Dayung, Kupas Peran Pasukan Elite TNI AL Kelebihan Bawa Alkohol dari Luar Negeri? Bea Cukai Pastikan Dimusnahkan! Danrem Untoro: Kenaikan Pangkat Adalah Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan Momentum Lebaran Dimaksimalkan: Kejari Jakarta Timur dan Wartawan Satukan Langkah

TNI/Polri

Korem 081/DSJ Bersama Forkopimda Tanam 10.800 Bibit di Pacitan

badge-check


					Foto: Foto: Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto bersama Forkopimda dan elemen masyarakat melakukan penanaman bibit mangrove di kawasan Pantai Watu Mejo, Pacitan Perbesar

Foto: Foto: Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto bersama Forkopimda dan elemen masyarakat melakukan penanaman bibit mangrove di kawasan Pantai Watu Mejo, Pacitan

Pacitan — Upaya mitigasi bencana sekaligus pelestarian lingkungan terus diperkuat di wilayah pesisir Jawa Timur. Korem 081/DSJ bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pacitan melakukan penanaman ribuan bibit mangrove dan tanaman keras di sejumlah titik rawan, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Pantai Watu Mejo itu dipimpin langsung oleh Komandan Korem 081/DSJ, Untoro Hariyanto. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pencegahan dini untuk menghadapi potensi bencana alam, khususnya abrasi dan dampak perubahan iklim di wilayah pesisir.

Tak hanya di satu lokasi, penanaman dilakukan secara serentak di beberapa kawasan lain di Pacitan. Total sebanyak 10.800 bibit ditanam, terdiri dari 3.500 bibit mangrove dan 7.300 bibit tanaman keras.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana yang nyata,” ujar Untoro kepada wartawan di sela kegiatan.

Untoro menekankan, mangrove memiliki peran strategis sebagai benteng alami pantai karena mampu menahan gelombang laut dan mengurangi laju abrasi. Sementara tanaman keras di kawasan daratan berfungsi menjaga struktur tanah dan keseimbangan ekosistem.

Untoro juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, TNI tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan pemerintah daerah, aparat kepolisian, komunitas lingkungan, hingga masyarakat setempat.

“Kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi gerakan bersama. Sinergi inilah yang membuat upaya pelestarian memiliki dampak jangka panjang,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat bibit yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

 

Lainnya

Dandim Trenggalek Pantau Pra TMMD ke-128, Percepatan Infrastruktur Desa Digenjot

4 April 2026 - 16:00 WIB

Wartawan Sambangi Kopaska Pondok Dayung, Kupas Peran Pasukan Elite TNI AL

3 April 2026 - 23:45 WIB

Danrem Untoro: Kenaikan Pangkat Adalah Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan

2 April 2026 - 15:40 WIB

Dandim Trenggalek Jalin Silaturahmi ke Pesantren, Perkuat Sinergi TNI dan Ulama

31 March 2026 - 13:41 WIB

400 Siswa Terbaik Nasional Jalani Seleksi Akhir SMA KTB di Akpol Semarang, Persaingan Kian Ketat

29 March 2026 - 23:19 WIB

Trending di TNI/Polri