Tulungagung — Upaya percepatan pembangunan ekonomi desa mendapat perhatian langsung dari jajaran TNI. Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh. Hanny Galih Satrio, turun ke lapangan meninjau progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Senin (5/1/2026).
Kunjungan tersebut menjadi sinyal bahwa proyek KDMP tak sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari agenda strategis nasional dalam memperkuat basis ekonomi kerakyatan. Di lokasi, Dandim memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi waktu maupun kualitas pekerjaan.
Pemerintah menargetkan pembangunan KDMP di Desa Pulosari rampung sepenuhnya pada Januari 2026. Sejumlah pekerjaan dikebut agar koperasi dapat segera beroperasi dan melayani kebutuhan masyarakat desa.
KDMP dirancang sebagai koperasi multifungsi berbasis desa yang mengintegrasikan berbagai layanan. Mulai dari simpan pinjam, penyediaan sembako, layanan kesehatan melalui apotek dan klinik desa, hingga dukungan logistik dan digitalisasi usaha warga.
Menurut Dandim, kehadiran KDMP diharapkan mampu menjawab tantangan ekonomi desa sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat. Ia menekankan pentingnya pengelolaan koperasi secara profesional agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Koperasi ini bukan hanya bangunan, tetapi instrumen penggerak ekonomi desa. Jika dikelola dengan baik, KDMP bisa membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan warga, dan memperkuat daya tahan ekonomi lokal,” ujarnya.
Kodim 0807/Tulungagung, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mengawal program-program strategis pemerintah yang menyentuh langsung kepentingan rakyat. Pendampingan dan pengawasan akan dilakukan agar pembangunan di tingkat desa benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan.
Dengan percepatan pembangunan yang terus dilakukan, KDMP Desa Pulosari diharapkan segera menjadi contoh penguatan ekonomi desa berbasis koperasi yang modern dan inklusif.











